PRAPERADILAN

Dalam Hukum Acara Pidana dikenal dengan praperadilan yang telah diatur di dalam KUHAP (Kitap Undang-Undang Hukum Acara Pidana). Apa yang dimaksud dengan praperadilan?

Pengertian Praperadilan menurut KUHAP yang tertuang di dalam pasal 1 butir 10 KUHAP, adalah praperadilan merupakan wewenang Pengadilan Negeri untuk MEMERIKSA dan MEMUTUS menurut cara yang diatur dalam Undang-Undang tentang :

a. Sah atau tidaknya suatu penangkapan dan atau penahanan atas permintaan tersangka atau keluarganya atau pihak lain atas kuasa tersangka.

b. Sah atau tidaknya penghentian penyidikan atau penghentian penuntutan atas permintaan demi tegaknya hukum dan keadilan.

c. Permintaan ganti kerugian atau rehabilitasi oleh tersangka atau keluarganya atau pihak lain atas kuasanya yang perkaranya tidak diajukan ke pengadilan.

menurut Harjono Tjitrosoebono, S.H. 1987:4 : istilah praperadilan secara harafiah diambil dari kata Pre Trial, walaupun fungsi dan tujuan pre tial adalah meneliti apakah ada adasar hukum yang cukup untuk mengajukan penuntutan mengenai suatu perkara tuduhan pidana dihadapan pengadilan, yang berbeda dengan maksud praperadilan yang bertujuan melindungi hak asasi tersangka terhadap pelanggaran-pelanggaran syarat formil dan materil yang dilakukan dalam tingkat penyelidikan,penyidikan dan penuntutan yang diatur dalam pasal-pasal megenai penangkapan, penahanan, penggeledahan, penyitaan, pemeriksaan surat, hak-hak tersangka/terdakwa dan mengenai bantuan hukum.

Dalam Praperadilan pengadilan negeri berwenang untuk memeriksa dan memutus, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam undang-undang ini tentang:

  1. sah atau tidaknya penangkapan, penahanan.( Pasal 77 KUHAP )
  2. penghentian penyidikan atau penghentian penuntutan.( Pasal 77 KUHAP )
  3. Permintaan ganti rugi atau rehabilitasi oleh tersangka atau keluarganya atau pihak lain atau kuasanya yang perkaranya tidak diajukan ke pengadilan. (Pasal 1 butir 10 jo Pasal 77 KUHAP);
  4. Sah atau tidaknya penyitaan barang bukti (Pasal 82 ayat 1 huruf b KUHAP)

 

Cara Menentukan Dimana Pengajuan Gugatan Perceraian

Untuk tata cara bagaimana dan kemana harus mengajukan perceraian diatur dalam pasal 38 s.d 41 UU nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan jo. Pasal 14 s.d 36 PP no 9 tahun 1975 tentang pelaksanaan UU nomor 1 tahun 1974. Sebelum kita menentukan dimana gugatan perceraian akan dimajukan maka terlebih dahulu diketahui apa penyebab perceraian tersebut, karena penyebab perceraian akan menentukan dimana gugatan tersebut akan dimajukan.

Perselingkuhan dan Perceraian, Buat Anak Terlantar

Interaksi sosial yang komleksitas di tengah revolusi Tehnologi Informasi (IT) telah menimbulkan ekses yang beragam. Setiap orang Indonesia rata-rata memiliki Hndphone atau Android, Laptop, Komputer, Note Book, atau lain sebagainya semua memberikan fasilitas dalam vitur-vitur yang telah umum digandrungi oleh masyarakat Indonesia, baik kalangan anak, remaja, atau kalangan orang dewasa dan orang tua.

Perceraian terjadi, Gara-gara Mudah Jatuh Cinta

Banyak pasangan suami isteri sebenarnya terjadi bukan karena mereka saling memahami keberadaan masing-masing pasangannya. Begitu mudah remaja sekarang jatuh cinta hanya dikarenakan daya tarik dari bahasa tubuh yang ujung-ujungnya muncul dari rangsangan biologis. Bahasa tubuh apakah itu pesona kecantikan, badan yang seksi atau juga karena ketampanan dan kegantengan bukan lagi jadi rahasia.

Perasaan Galau Sebelum Perceraian

 Ketika kehidupan rumah tangga ada pada situasi genting dititik nadir, maka suasana emosional, marah, benci, jengkel, bingung, galau pasti menghinggapi perasaan pasangan suami-isteri. Tidak sedikit keputusan untuk bercerai diambil dalam keadaan marah, benci, cemburu dan masih meninggalkan rasa sayang kepada isteri atau suami. Dalam situasi seperti ini keputusan untuk bercerai membutuhkan mental dan dukungan keluarga dan para sahabat.

Perceraian Kadang Lebih Baik Dari pada Derita Panjang

Jika kehidupan rumah tangga sudah tidak lagi sesuai dengan maksud dan tujuan ideal dari lembaga perkawinan yang sakral, dimana antara suami dan isteri tiap hari terjadi pertengkaran yang sulit didamaikan sekalipun itu pemicunya adalah hal-hal yang sangat sepele, maka jika tidak segera diatasinya dengan mencari solusi yang dapat mengembalikan saling percaya satu dengan lainnya, maka kemungkinan besar usia rumah tangga tersebut tentu tidak lagi dapat dipertahankan.

Hal-hal sepele antara sering terjadi adalah ;